Marinir Hadir di Perbatasan: Makan Gratis dan Layanan Medis Hangatkan Kampung Aisa

    Marinir Hadir di Perbatasan: Makan Gratis dan Layanan Medis Hangatkan Kampung Aisa
    Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY tak hanya hadir menjaga kedaulatan, namun juga membawa senyum melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh, Sabtu (10/1/2026).

    MAYBRAT - Kehangatan pengabdian TNI Angkatan Laut merambah hingga pelosok negeri, kali ini menyentuh hati warga Kampung Aisa di perbatasan Indonesia–Papua Nugini. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY tak hanya hadir menjaga kedaulatan, namun juga membawa senyum melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh.

    Sabtu, (10/1/2026), menjadi hari istimewa bagi masyarakat Kampung Aisa, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat. Ratusan paket makanan siap saji dibagikan langsung oleh para prajurit Marinir, menjangkau setiap pelosok kampung, dari anak-anak hingga para sesepuh. Momen sederhana ini menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan perhatian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang tinggal di garis depan negeri.

    Tak hanya perut yang terisi, kesehatan pun menjadi prioritas. Unit Medical Mobile dari Satgas dikerahkan untuk memberikan layanan kesehatan gratis. Pemeriksaan umum, pengobatan ringan, hingga edukasi kesehatan dasar menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan memadai. Kehadiran layanan keliling ini disambut haru, menjadi bukti bahwa negara hadir untuk rakyatnya.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Moko, menegaskan komitmen prajuritnya untuk berbakti lebih dari sekadar menjaga keamanan.

    “Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Melalui pembagian makan gratis dan Medical Mobile ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan emosional antara Marinir dan rakyat, ” ujar Letkol Marinir Aris Moko.

    Ucapan syukur terucap dari lubuk hati warga Kampung Aisa. Bagi mereka, para prajurit Marinir bukan hanya penjaga perbatasan, melainkan sahabat dan mitra yang membawa terang di tengah keterbatasan. Kehadiran mereka adalah bukti nyata pengabdian tanpa batas demi keutuhan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

    Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY kembali membuktikan peran gandanya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan NKRI sekaligus duta kemanusiaan yang senantiasa menjunjung tinggi nilai kepedulian dan kebersamaan di tanah perbatasan.

    (Wartamiliter)

    yonif10marinir satgaspamtasripng mariniruntukrakyat medicalmobile makangratis maybrat papuabaratdaya
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 300/Brajawijaya Hadirkan Senyum...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 142/KJ Tebar Gizi, Perkuat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Prajurit Yonif TP 809/NTM Bagikan Hasil Panen Kangkung Secara Gratis Kepada Warga
    Satgas Yonif 753/AVT Tebar Semangat Belajar di Pedalaman Papua Lewat Bantuan Sekolah
    Satgas Yonif 121/Macan Kumbang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan Papua

    Ikuti Kami