Satgas Yonif 500/Sikatan Beri Harapan Warga Mamba Pasca Kekerasan OPM

    Satgas Yonif 500/Sikatan Beri Harapan Warga Mamba Pasca Kekerasan OPM

    INTAN JAYA - Di tengah reruntuhan harapan, Satgas Yonif 500/Sikatan hadir membawa kehangatan di Titik Kuat (TK) Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Kunjungan komunikasi sosial yang dipimpin Serda David pada Rabu (10/12/2025) bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kepedulian mendalam bagi Mama Yulistin Maiseni, warga yang baru saja merasakan getir kekerasan kelompok separatis OPM hingga rumahnya ludes dilalap api.

    Dalam suasana yang sarat keterbatasan, Mama Yulistin menyambut para prajurit TNI dengan senyum tulus, mempersembahkan hasil kebunnya sebagai simbol ikatan batin yang tak terputus. Balasan tak kalah menyentuh datang dari Satgas, berupa paket sembako, makanan siap saji, dan pembelian borongan tas noken buatan Mama Yulistin, sebuah langkah konkret untuk membantu memulihkan roda perekonomian keluarganya.

    “Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin. Kami ingin mama Yulistin tahu bahwa ia tidak sendiri. Setelah rumahnya dibakar, kami hadir untuk menguatkan, merangkul, dan memastikan ada saudara yang siap membantu, ” kata Serda David, menekankan esensi kehadiran prajurit.

    Mama Yulistin, dengan suara bergetar namun penuh kekuatan, berbagi rasa pilu yang sempat menyelimutinya.

    “Waktu rumah terbakar, sa takut sekali, bingung, tidak tahu mau bagaimana. Tapi anak-anak TNI datang bantu. Sa rasa ada yang jaga kami, ” tuturnya, menggoreskan kisah nyata tentang trauma dan kehadiran pelindung.

    Di momen peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, pesan damai dan perlindungan terhadap warga sipil semakin mengemuka. Perwira Hukum Satgas Yonif 500/Sikatan, Letda Chk Ruyung Ririhena, S.H., menegaskan komitmen satuan.

    “Di hari HAM sedunia ini, kami ingin menegaskan bahwa TNI hadir sebagai pelindung masyarakat. Setiap tindakan prajurit selalu berdasarkan aturan hukum dan nilai kemanusiaan. Kasus yang dialami mama Yulistin menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan perlindungan nyata dari ancaman OPM, ” tegasnya.

    Melalui sentuhan kemanusiaan ini, Satgas Yonif 500/Sikatan membuktikan bahwa negara hadir, tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai saudara yang merangkul, memberikan rasa aman, dan menyalakan kembali api harapan bagi masyarakat yang terdampak konflik di tanah Papua.

    (Wartamiliter)

    yonif500sikatan satgashumanis tnihadirdenganhati sugapapapua komsostni hamsedunia intan jaya
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Marinir Dekati Warga Paradiso, Hadirkan...

    Artikel Berikutnya

    Natal Didekati, TNI dan Warga Walaik Bersih-bersih...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Prajurit Yonif TP 809/NTM Bagikan Hasil Panen Kangkung Secara Gratis Kepada Warga
    Satgas Yonif 753/AVT Tebar Semangat Belajar di Pedalaman Papua Lewat Bantuan Sekolah
    Satgas Yonif 121/Macan Kumbang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan Papua

    Ikuti Kami