Satgas Banau Hadirkan Harapan Kesehatan di Pedalaman Papua

    Satgas Banau Hadirkan Harapan Kesehatan di Pedalaman Papua

    PUNCAK - Di tengah hamparan pegunungan Papua yang menantang, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau membuktikan diri sebagai garda terdepan yang tak hanya menjaga kedaulatan, tapi juga merawat denyut kehidupan masyarakat. Sabtu (3/1/2026), melalui Pos Jenggeren, mereka menggelar sebuah misi kemanusiaan yang menyentuh hati di Kampung Mamere, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

    Keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan di wilayah terpencil ini kerap menjadi momok bagi warga. Namun, kehadiran prajurit TNI dengan semangat pengabdiannya, membawa secercah harapan. Dipimpin oleh Serda Jimmi, tim medis Satgas memberikan pelayanan kesehatan gratis, fokus pada keluhan umum seperti demam dan sakit kepala yang kerap mendera. Dengan peralatan medis yang sederhana namun memadai, puluhan warga dari berbagai penjuru kampung datang untuk mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis.

    Lebih dari sekadar memberikan obat, para prajurit juga menyelipkan pesan penting tentang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Edukasi singkat ini menjadi bekal berharga bagi warga, mengingat kondisi geografis dan keterbatasan fasilitas yang ada.

    Kapten Inf Tanamal, Danpos Jenggeren, dengan tegas menyampaikan esensi dari kegiatan ini.

    “Tugas kami bukan hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga hadir membantu menjawab persoalan masyarakat, termasuk kesehatan. Akses layanan medis di Kampung Mamere masih terbatas, sehingga kami merasa perlu turun langsung. Kesehatan warga adalah fondasi ketahanan wilayah, ” tegas Kapten Tanamal.

    Sambutan hangat dan rasa syukur terpancar dari wajah warga. Bapak Hakim, salah seorang warga Kampung Mamere, tak kuasa menahan haru.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Jenggeren. Biasanya kami harus berjalan jauh dan biaya berobat mahal. Hari ini TNI datang langsung ke kampung kami, memeriksa dan memberi obat gratis. Ini sangat berarti bagi kami, ” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

    Melalui aksi nyata ini, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau kembali mengukuhkan dirinya sebagai Sahabat Banau, sebuah janji abadi untuk tak hanya menjaga batas negara, namun juga menjadi bagian tak terpisahkan dari solusi untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Papua di pelosok negeri.

    (Wartamiliter)

    sahabatbanau satgasyonif732 pelayanankesehatangratis tnihumanis papuasehat beoga
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Banau Hadir di Ambobera, Layanan...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 732/Banau Tingkatkan Literasi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Prajurit Yonif TP 809/NTM Bagikan Hasil Panen Kangkung Secara Gratis Kepada Warga
    Satgas Yonif 753/AVT Tebar Semangat Belajar di Pedalaman Papua Lewat Bantuan Sekolah
    Satgas Yonif 121/Macan Kumbang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan Papua

    Ikuti Kami