TNI Berbagi Kasih di Papua: Lawan Stunting Lewat Gizi

    TNI Berbagi Kasih di Papua: Lawan Stunting Lewat Gizi

    INTAN JAYA - Di tengah keheningan pedalaman Papua, sebuah inisiatif penuh makna bergulir. Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan tak hanya menjaga perbatasan, namun juga merajut kepedulian melalui Program SIRIH (Sikatan Beri Kasih). Kegiatan mulia ini menyentuh langsung Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat (9/1/2026), mengubah jalan trans yang biasanya sunyi menjadi saksi bisu kehangatan interaksi. Sebanyak 10 personel Titik Kuat (TK) Bilogai, di bawah komando Kapten Inf Reynaldo J. Lubis, bahu-membahu memastikan kebutuhan gizi warga terpenuhi, sebuah langkah krusial dalam perjuangan melawan stunting yang menghantui anak-anak Papua.

    Kapten Inf Reynaldo J. Lubis mengungkapkan, program ini bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan agenda rutin yang menjadi denyut nadi kepedulian Satgas. Setiap Jumat, giliran Titik Kuat yang menjadi tuan rumah, membawa uluran tangan kasih kepada masyarakat.

    “Program SIRIH adalah wujud nyata kasih dan kepedulian kami kepada masyarakat. Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap hari Jumat dengan tujuan membantu mencukupi kebutuhan gizi warga sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam upaya pencegahan stunting di Papua, ” kata Kapten Reynaldo.

    Ia melanjutkan, tugas TNI di tanah Papua melampaui sekadar pengamanan wilayah. Lebih dari itu, para prajurit hadir sebagai sahabat, mitra terpercaya yang senantiasa siap bergandengan tangan menghadapi tantangan sosial dan kemanusiaan.

    Sorot mata penuh syukur terpancar dari wajah-wajah warga Kampung Bilogai saat menerima bantuan. Sambutan hangat ini adalah cerminan kedekatan emosional yang terjalin erat, bukti nyata bahwa pendekatan humanis TNI telah merasuk ke dalam hati masyarakat. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana aman, tertib, dan penuh keakraban, mengukuhkan Program SIRIH sebagai jembatan persatuan dan harapan.

    Program SIRIH dari Satgas Yonif 500/Sikatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di Papua bukan hanya tentang kekuatan bersenjata, namun juga tentang kekuatan hati yang tulus berbagi. Ini adalah pesan harapan untuk masa depan yang lebih sehat dan sejahtera bagi anak-anak Papua, buah dari sinergi tak terputus antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. (Wartamiliter)

    programsirih yonif500sikatan tnipedulipapua cegahstunting papuasehat tnihumanis
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    TNI Marinir SBY Pererat Kebersamaan Warga...

    Artikel Berikutnya

    Program Rosita Dongkrak Ekonomi Mama Papua...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Prajurit Yonif TP 809/NTM Bagikan Hasil Panen Kangkung Secara Gratis Kepada Warga
    Satgas Yonif 753/AVT Tebar Semangat Belajar di Pedalaman Papua Lewat Bantuan Sekolah
    Satgas Yonif 121/Macan Kumbang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan Papua

    Ikuti Kami