INTAN JAYA - Di tengah hamparan hijau pedalaman Papua, sebuah pemandangan hangat terhampar di Kampung Zanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, namun merajut benang persahabatan melalui tawa riang anak-anak. Rabu (28/1/2026), arena Pos Zanepa bertransformasi menjadi panggung keceriaan dengan gelaran permainan gasing tradisional.
Suara tawa anak-anak bergemuruh, beradu dengan putaran gasing yang meliuk indah. Antusiasme mereka begitu terpancar, berinteraksi hangat dengan para prajurit yang turut larut dalam permainan. Momen ini menjadi jembatan berharga, tidak hanya untuk menghidupkan kembali warisan budaya, tetapi juga mempererat tali komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat setempat.

Pratu Syahadat, salah seorang prajurit yang terlibat, merasakan betapa berharganya kegiatan ini. “Anak-anak sangat antusias dan senang bisa bermain gasing bersama kami. Ini menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, ” ujarnya.
Kebahagiaan yang sama dirasakan oleh warga Kampung Zanepa. Mama Selepina Tipagau (34) mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang tulus dari para prajurit.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah datang dan bermain bersama anak-anak kami. Mereka sangat senang dan bahagia. Hari ini menjadi hari yang spesial bagi kami, ” tuturnya dengan mata berbinar.
Kapten Inf Sugeng Jamianto, Komandan TK Pos Zanepa, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi dari pendekatan humanis TNI. “Melalui kegiatan sederhana seperti bermain bersama, kami ingin menunjukkan bahwa TNI peduli terhadap kebahagiaan dan perkembangan anak-anak. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan tetap berpegang pada nilai budaya, ” tegasnya.
Harapannya, inisiatif sederhana ini akan terus bergulir, memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menanamkan nilai persahabatan, kebersamaan, dan semangat positif di hati generasi penerus pedalaman Papua. (Wartamiliter)
