YAHUKIMO - Di tengah bentangan alam Papua yang menantang, senyum harapan kini merekah di wajah warga pedalaman Yahukimo. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, melalui Pos Bravo di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, tak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga membuka pintu akses layanan kesehatan gratis bagi mereka yang paling membutuhkan. Pada Rabu (21/1/2026), kepedulian itu terwujud nyata, menjangkau masyarakat yang selama ini berjuang melawan keterbatasan geografis demi mendapatkan sentuhan medis.
Bagi warga di wilayah terpencil ini, perjalanan menuju fasilitas kesehatan seringkali menjadi sebuah perjuangan berat. Jarak yang membentang luas dan medan yang sulit, diperparah dengan cuaca ekstrem Papua Pegunungan yang tak jarang menghadirkan guyuran hujan, membuat keluhan kesehatan sederhana seperti demam, batuk, dan flu dapat berkembang menjadi masalah serius. Kehadiran Satgas Marinir bagaikan oase di tengah gurun, memberikan pertolongan pertama dan harapan kesembuhan.

Lebih dari sekadar pemeriksaan kesehatan umum dan pemberian obat-obatan gratis, para prajurit Marinir juga membekali warga dengan pengetahuan dasar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat daya tahan tubuh. Edukasi sederhana ini diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan diri warga dari ancaman penyakit yang kerap datang.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., dengan tegas menyampaikan makna mendalam di balik kegiatan ini.
“Kehadiran prajurit Marinir di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan warga mendapatkan pelayanan dasar, termasuk kesehatan. Ini merupakan wujud nyata pengabdian kami kepada rakyat, khususnya di wilayah pedalaman yang akses layanannya masih terbatas, ” kata Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Beliau juga tidak lupa mengapresiasi dedikasi para prajuritnya dalam mengemban tugas mulia ini, seraya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kepatuhan pada setiap prosedur.
“Saya menekankan kepada seluruh prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional standar dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kegiatan berjalan aman dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat, ” tegasnya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir membuktikan bahwa pengamanan wilayah perbatasan berjalan beriringan dengan upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Yahukimo. Kepedulian mereka adalah denyut nadi kehidupan yang membawa perubahan positif di tanah Papua yang kaya akan potensi. (Wartamiliter)
