PUNCAK - Di tengah bentangan alam Papua yang memesona namun penuh tantangan, kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Distrik Eromaga, Kabupaten Puncak, bukan sekadar menjaga garis batas teritorial. Lebih dari itu, pada Rabu (28/1/2026), Satgas Yonif 600/Modang menunjukkan sisi lain dari tugas mereka: menebar kehangatan dan kepedulian yang menyentuh hati warga.
Saat melaksanakan komunikasi sosial (komsos) rutin yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tugas pengamanan wilayah, para prajurit Satgas Yonif 600/Modang menyempatkan diri untuk berhenti sejenak. Mereka tak hanya berinteraksi, namun juga berbagi senyum dan rezeki berupa makanan ringan yang disambut gembira oleh anak-anak serta masyarakat setempat.
Langkah kecil ini, yang mungkin terlihat sederhana, sejatinya adalah wujud nyata pendekatan humanis TNI. Ini adalah upaya membangun jembatan emosional, memperkuat rasa aman, dan menumbuhkan kepercayaan warga terhadap kehadiran negara di wilayah pedalaman yang jauh dari hingar bingar perkotaan.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran kami. Patroli tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga tentang membangun komunikasi, berbagi, dan mempererat kebersamaan, ” ujar salah satu personel Satgas Yonif 600/Modang, menjelaskan filosofi di balik aksi mereka.
Sapaan hangat dan perhatian tulus dari para prajurit ini disambut positif oleh warga Eromaga. Mereka tak sungkan mengungkapkan rasa senang dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan. Kehadiran TNI di mata mereka bukan hanya penjaga stabilitas keamanan, tetapi juga pembawa suasana kekeluargaan yang menyejukkan.
“Kami senang bapak-bapak TNI sering datang dan menyapa warga. Anak-anak juga senang diberi makanan. Kami merasa lebih aman, ” ungkap salah seorang warga Eromaga, matanya berbinar penuh harap.
Satgas Yonif 600/Modang menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan jejak kepedulian ini. Melalui setiap patroli yang dijalankan dengan pendekatan persuasif dan penuh empati, mereka bertekad menciptakan suasana yang tidak hanya aman dan damai, tetapi juga penuh kehangatan persaudaraan di Kabupaten Puncak. (Wartamiliter)
