MAYBRAT - Senyum merekah di wajah warga Kampung Susumuk, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Jumat (23/1/2026). Di bawah terik matahari perbatasan, prajurit TNI Angkatan Laut dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY membawa secercah harapan melalui program 'Jumat Berkah'. Kehangatan tak hanya datang dari sapaan ramah para marinir, tetapi juga dari paket sembako yang diserahkan langsung kepada mereka yang membutuhkan.
Kegiatan yang dipimpin oleh Komandan Pos (Danpos) Susumuk ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di perbatasan bukan sekadar menjaga kedaulatan negara, melainkan juga merajut tali kasih dengan masyarakat. Puluhan paket berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya menjadi simbol kepedulian yang mendalam.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat ikatan emosional dengan masyarakat perbatasan. Kehadiran kami tidak hanya untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga untuk membantu dan meringankan beban warga. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua, ” ujar Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letnan Kolonel Marinir Aris Moko.
Tak bisa disembunyikan kebahagiaan di mata para penerima. Salah seorang warga Kampung Susumuk mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak Marinir. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendirian. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, ” tuturnya, mewakili suara hati banyak warga.
Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti setiap interaksi. Tawa dan cerita mengalir, mempererat hubungan antara prajurit penjaga perbatasan dan masyarakat yang mereka layani. Momen ini menjadi testimoni paling otentik tentang bagaimana TNI dan rakyat dapat bersatu padu membangun kehidupan yang lebih baik di sudut negeri yang seringkali terlupakan.

Updates.