INTAN JAYA - Di tengah hamparan alam Papua yang memukau namun menyimpan tantangan akses, Pos Maya Yonif 113/Jaya Sakti tak henti menebar senyum dan harapan. Pada Selasa (27/1/2026), personel Satgas ini memboyong gerai pelayanan kesehatan langsung ke jantung Kampung Ogeapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya. Sebuah langkah nyata yang menyentuh hati, membawa sentuhan humanis bagi warga yang selama ini berjuang keras menjangkau fasilitas medis.
Kegiatan yang berlangsung lebih dari sekadar pemeriksaan dan pengobatan. Riuh tawa dan obrolan hangat mewarnai setiap interaksi, mencerminkan kedekatan tak terduga antara prajurit penjaga perbatasan dan masyarakat pedalaman. Mereka datang bukan hanya sebagai tenaga medis, tetapi sebagai sahabat, mendengarkan keluhan, memberikan solusi, dan tak lupa, menanamkan pentingnya menjaga kesehatan melalui penyuluhan.

Kaler Mayani, seorang tokoh gereja Kampung Ogeapa yang telah menginjak usia 48 tahun, tak kuasa menahan haru.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak Satgas Pos Maya. Layanan kesehatan ini sangat membantu kami, terutama karena kondisi wilayah yang jauh dari fasilitas medis. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, ” ungkapnya dengan penuh harap.
Kapten Inf Farid Makruf, Komandan Pos Maya, menegaskan bahwa denyut nadi kemanusiaanlah yang mendorong setiap langkah mereka.
“Semangat kami tidak akan pernah berhenti untuk menanamkan kebaikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pedalaman. Kehadiran kami di sini adalah untuk membantu dan menjadi bagian dari solusi atas kesulitan warga, ” tegasnya dengan mantap.
Lebih dari sekadar bantuan medis, kehadiran Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti di Intan Jaya adalah pengingat kuat bahwa negara hadir. Kemanunggalan TNI dengan rakyat terjalin erat, memastikan denyut kehidupan dan kesejahteraan benar-benar terasa hingga ke titik terjauh bumi Papua.
