PUNCAK - Di tengah keterbatasan akses fasilitas kesehatan formal, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 732/Banau menghadirkan angin segar melalui program inovatif 'Sahabat Banau'. Kali ini, personel Pos Julukoma tidak ragu melangkah lebih jauh, mendatangi langsung kediaman warga Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, pada Rabu (28/1/2026), untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung ke pintu rumah mereka.
Tim Medis Pos Julukoma memimpin langsung kegiatan pelayanan kesehatan door to door atau yang akrab disapa 'Pastoor'. Mereka tak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, tetapi juga memberikan konsultasi medis dan edukasi penting mengenai pola hidup bersih dan sehat. Fokus utama program ini adalah menjangkau mereka yang paling rentan dan kesulitan mengakses layanan kesehatan konvensional, seperti para lansia, ibu rumah tangga, serta anak-anak.

Lettu Inf Dismas, Komandan Pos Julukoma, menekankan pentingnya inisiatif ini sebagai wujud nyata kepedulian mendalam Satgas terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan yang seringkali terisolasi.
“Pelayanan kesehatan *door to door* ini kami laksanakan agar masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara langsung, mudah dijangkau, dan tepat sasaran. Kami berkomitmen membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga Kampung Julukoma, ” ujar Lettu Inf Dismas.
Kehadiran para prajurit TNI di tengah-tengah mereka disambut dengan luapan kebahagiaan dan rasa syukur oleh warga. Salah seorang warga, Mama Nias dari Kampung Julukoma, mengungkapkan betapa besar manfaat yang dirasakannya dari program ini.
“Kami merasa diperhatikan. Bapak-bapak TNI datang langsung ke rumah untuk memeriksa kesehatan kami, jadi kami tidak perlu pergi jauh ke puskesmas. Ini sangat membantu, ” tuturnya dengan penuh haru.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau membuktikan bahwa tugas pengamanan wilayah dapat berjalan beriringan dengan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pendekatan humanis dan pelayanan langsung yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat menjadi bukti nyata komitmen mereka untuk hadir dan berjuang bersama masyarakat perbatasan. (Wartamiliter)
