LANNY JAYA - Di tengah gemuruh sunyi pegunungan Lanny Jaya, Papua Pegunungan, sebuah cerita tentang harapan dan kemanusiaan terbentang. Warga Kampung Andugume, Distrik Kuyawage, yang selama ini bergulat dengan akses layanan kesehatan yang terbatas, menemukan secercah cahaya melalui kehadiran Pos TNI Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh).
Pada Jumat (30/1/2026), pos tersebut membuka pintu lebar-lebar untuk melayani kebutuhan medis masyarakatnya. Sejak fajar menyingsing, langkah kaki warga tak henti berdatangan, menembus medan terjal pegunungan demi sebuah pemeriksaan dan pengobatan. Mereka datang dengan harapan, membawa keluhan kesehatan yang mungkin telah lama terpendam.
Personel kesehatan Satgas menyambut mereka dengan sentuhan profesionalisme yang dibalut kehangatan. Setiap pemeriksaan dilakukan dengan cermat, obat-obatan diberikan sesuai diagnosis, dan edukasi sederhana tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat disampaikan dengan sabar. Pendekatan yang penuh empati ini telah menjadi penawar rindu akan layanan kesehatan dasar yang selama ini sulit dijangkau.
Komandan Pos TK Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan, menegaskan komitmen mendalam Satgas ini. “Tugas kami tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan hak dasar, salah satunya pelayanan kesehatan. Kondisi geografis yang sulit bukan alasan untuk berhenti melayani. Selama kami bertugas di Andugume, masyarakat tidak akan kami biarkan berjuang sendiri, ” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan ini akan terus berlanjut, menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat di pedalaman Papua.
Bapak Wenda, salah seorang warga Kampung Andugume, tak kuasa menahan haru saat berbagi pengalamannya. “Kami sangat bersyukur. Kalau sakit biasanya kami harus menahan karena puskesmas jauh sekali. Di Pos TNI kami dilayani dengan baik dan diobati. Terima kasih bapak-bapak TNI, Tuhan memberkati, ” tuturnya dengan suara bergetar.
Lebih dari sekadar solusi medis, pelayanan yang diberikan oleh Satgas Yonif 408/Sbh ini telah merajut erat benang kepercayaan antara TNI dan masyarakat. Di wilayah yang terpencil, kehadiran prajurit TNI menjadi pengingat bahwa negara hadir, menjangkau hingga ke sudut-sudut terluar negeri.
Melalui pendekatan humanis dan pelayanan yang berkelanjutan, Satgas Yonif 408/Sbh terus berupaya menjadi mitra terbaik bagi masyarakat dalam membangun Andugume yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya. (Wartamiliter)
