INTAN JAYA - Di tengah hamparan hijau Kampung Bilai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (2/1/2026) menjadi hari yang penuh kehangatan. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti melalui Pos Bilai tak hanya hadir sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai tangan yang menyalurkan kepedulian melalui paket sembako. Langkah ini menjadi jembatan emosional, mendekatkan kehadiran negara kepada denyut nadi kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman ini.
Paket-paket berisi beras, gula, susu, teh, minyak goreng, telur, dan mi instan dibagikan langsung, menyentuh setiap keluarga. Senyum merekah di wajah warga, sebuah ungkapan tulus atas bantuan yang begitu berarti dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran para prajurit ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata bahwa mereka ada untuk rakyat.

"Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan memperkuat kebersamaan antara Satgas dan masyarakat Kampung Bilai, " ujar Komandan Pos Bilai Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, Kapten Inf Rustamiadi.
Kapala Suku Bilai, Beni Kobogau (60), tak kuasa menahan haru. Mewakili suara hati masyarakatnya, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak Satgas. Bantuan ini sangat kami butuhkan dan menjadi bukti bahwa negara hadir memperhatikan masyarakat di kampung kami, " ungkap Beni.
Melalui setiap paket sembako yang disalurkan, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti menanamkan benih kepercayaan dan mempererat tali kemanunggalan. Pendekatan humanis yang konsisten ini menjadi kunci untuk mewujudkan rasa aman, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga stabilitas di jantung Papua Tengah.

Updates.