Satgas Yonif 408/Sbh Jalin Kehangatan Humanis Bersama Mama Papua

    Satgas Yonif 408/Sbh Jalin Kehangatan Humanis Bersama Mama Papua

    LANNY JAYA - Di tengah hamparan alam Papua yang memukau namun penuh tantangan, kehadiran Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) di wilayah pedalaman Lanny Jaya tak sekadar mengemban misi pengamanan. Lebih dari itu, para prajurit ini dengan tulus merajut benang-benang kedekatan sosial dan emosional bersama mama-mama Papua. Di Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, pada Jumat (30/1/2026), momen komunikasi sosial yang hangat terjalin, membuktikan bahwa hati dapat terhubung melampaui keterbatasan geografis dan fasilitas.

    Menyambangi honai-honai sederhana, para personel Satgas Yonif 408/Sbh tak segan berinteraksi langsung, menyapa dan mendengarkan cerita mama-mama Papua yang sedang menjalani aktivitas keseharian mereka. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terpancar, menjadi bukti nyata hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan mendalam dan empati yang tulus.

    Mama-mama Papua, yang memegang peran sentral sebagai pilar keluarga di lingkungan pedalaman, menyambut para prajurit dengan senyum merekah dan keterbukaan hati. Percakapan ringan hingga berbagi kisah kehidupan menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Momen ini membuka ruang dialog yang berharga mengenai kondisi sosial serta kebutuhan riil yang dihadapi warga setempat.

    Kapten Inf Indra, Komandan Pos Wamitu Satgas Yonif 408/Sbh, menegaskan esensi dari kegiatan ini sebagai bagian integral dari pendekatan humanis yang diusung Satgas dalam menjalankan tugas di wilayah penugasan.

    “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Kami ingin mama-mama Papua merasa aman, dihargai, dan tahu bahwa TNI ada bersama mereka. Kedekatan seperti inilah yang menjadi kekuatan kami dalam bertugas, ” ujar Kapten Indra.

    Ia menambahkan bahwa komunikasi sosial yang intensif menjadi kunci fundamental dalam upaya menciptakan stabilitas dan kedamaian yang berkelanjutan di wilayah pedalaman yang seringkali terisolir.

    Salah seorang mama Papua yang ditemui tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para prajurit TNI. Baginya, kehadiran Satgas memberikan lentera ketenangan dan semangat baru bagi masyarakat, khususnya bagi para perempuan yang memikul tanggung jawab besar dalam pelestarian kehidupan keluarga.

    “Kami senang karena bapak-bapak TNI mau datang ke honai kami, duduk bersama, dan dengar cerita kami. Kami merasa tidak sendiri, ” ucapnya dengan nada haru yang mendalam.

    Kegiatan komunikasi sosial ini secara gamblang memperlihatkan bahwa peran TNI di tanah Papua jauh melampaui aspek keamanan semata. Mereka hadir sebagai bagian utuh dari denyut kehidupan sosial masyarakat. Dari honai-honai yang sederhana di jantung pedalaman, terjalin ikatan emosional yang kian memperkuat persatuan dan rasa saling percaya antara TNI dan rakyat.

    Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, Satgas Yonif 408/Sbh mengukuhkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan, serta mendampingi setiap langkah perjuangan masyarakat Papua demi terwujudnya wilayah yang aman, damai, dan sejahtera. (Wartamiliter)

    satgasyonif408sbh humanistni tnihadirdipapua lannyjaya komunikasisosial papuapegunungan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 408/Sbh Hadirkan Layanan Kesehatan...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 408/Sbh Hidupkan Gairah Pemuda...

    Berita terkait