Bakar Batu Satgas Yonif 113/JS dan Warga Engganengga: Natal Penuh Persaudaraan

    Bakar Batu Satgas Yonif 113/JS dan Warga Engganengga: Natal Penuh Persaudaraan

    INTAN JAYA - Senyum hangat dan aroma masakan tradisional berpadu di Kampung Engganengga, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Semangat Natal dan Tahun Baru dirayakan lebih istimewa melalui tradisi sakral 'bakar batu'. Di tengah riuh persiapan, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) melalui Pos Engganengga hadir tak sekadar mengamati, namun ikut larut dalam kehangatan kebersamaan warga, Rabu (17/12/2025).

    Mengenakan atribut adat yang kental, para prajurit TNI tak canggung berbaur. Dari mulai mengumpulkan dan memanaskan batu, menyiapkan hidangan khas seperti 'mumu' yang kaya rasa, hingga menyajikan sayur asam dan hasil kebun lokal, semuanya dilakukan bersama masyarakat. Momen makan bersama menjadi puncak perayaan, simbol eratnya persaudaraan dan ungkapan syukur atas berkat yang diterima.

    Kehadiran TNI dalam tradisi yang telah mengakar kuat ini disambut penuh sukacita. Tokoh gereja Kampung Engganengga, Marinus Bagau (46), tak bisa menyembunyikan apresiasinya.

    “Penyambutan Natal dan Tahun Baru terasa lebih lengkap dengan kebersamaan seperti ini. Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Engganengga yang hadir, menghormati tradisi kami, dan menjadi bagian dari sukacita masyarakat, ” ungkapnya.

    Komandan Pos Engganengga, Kapten Inf Rizki Hidayatullah, S.T.Han, menjelaskan bahwa keterlibatan dalam kegiatan adat dan keagamaan merupakan wujud nyata pendekatan humanis TNI di wilayah penugasan.

    “Kami ingin hadir sebagai sahabat masyarakat. Mengikuti tradisi bakar batu adalah bentuk penghormatan kami terhadap budaya lokal sekaligus upaya mempererat kepercayaan dan kebersamaan antara TNI dan warga Engganengga, ” ujar Kapten Rizki.

    Ia menambahkan, pemahaman mendalam terhadap adat dan budaya setempat merupakan kunci krusial dalam membangun situasi yang aman, damai, dan kondusif di Intan Jaya. Perayaan bakar batu diakhiri dengan doa bersama, merangkai harapan akan kedamaian, diiringi tawa dan canda yang mengalir antar sesama. Suasana kekeluargaan yang tercipta menjadi bukti nyata betapa TNI dan masyarakat telah menyatu, merajut asa untuk menyambut hari raya dengan suka cita dan ketenangan.

    (Wartamiliter)

    jayasaktimenyapa yonif113js bakarbatupapua tnimasyarakat nataldamai papuatengah
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 113/JS Jemput Kesehatan Warga...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 142/KJ: Kesehatan Menjangkau...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Prajurit Yonif TP 809/NTM Bagikan Hasil Panen Kangkung Secara Gratis Kepada Warga
    Satgas Yonif 753/AVT Tebar Semangat Belajar di Pedalaman Papua Lewat Bantuan Sekolah
    Satgas Yonif 121/Macan Kumbang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan Papua

    Ikuti Kami