LANNY JAYA - Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, kini memiliki harapan baru dalam mengakses layanan kesehatan. Pos TNI Satgas Yonif 408/Sbh TK Wamitu pada Minggu (1/2/2026) menjadi garda terdepan yang melayani keluhan kesehatan warga di tengah keterbatasan geografis.
Medan berat dan jarak yang jauh dari fasilitas medis tak lagi menjadi penghalang berarti. Sejak pagi, warga berbondong-bondong mendatangi pos TNI, membawa keluhan beragam, mulai dari demam yang mengganggu, batuk yang tak kunjung reda, nyeri tubuh yang menyiksa, hingga kelelahan akibat aktivitas sehari-hari.
Personel Satgas Yonif 408/Sbh TK Wamitu menyambut mereka dengan tangan terbuka dan senyum hangat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan peralatan seadanya namun penuh ketulusan, disusul dengan pemberian obat dan edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing warga.
“Kami memahami keterbatasan masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan. Selama bertugas di sini, kami berupaya hadir dan memberikan pertolongan semaksimal mungkin. TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga bertanggung jawab membantu masyarakat dalam aspek kemanusiaan, ” ujar Danpos TK Wamitu, Kapten Inf Indra.
Pelayanan yang diberikan Satgas TNI ini disambut dengan penuh syukur oleh masyarakat. Tak sedikit warga yang mengungkapkan rasa lega dan terbantu dengan kehadiran Pos TNI yang selalu siap sedia.
“Kalau kami sakit, sulit untuk pergi ke kota. Dengan adanya bapak-bapak TNI, kami bisa berobat di sini. Pelayanannya baik dan kami diperlakukan seperti keluarga sendiri, ” ungkap salah seorang warga Kampung Wamitu, yang merasa dekat dan dihargai.
Kegiatan pelayanan kesehatan ini bukan sekadar tugas insidental, melainkan telah menjadi rutinitas bagi Satgas Yonif 408/Sbh. Ini adalah bagian integral dari pembinaan teritorial yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara TNI dan masyarakat di pelosok negeri.
Melalui pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan dan pelayanan langsung, Satgas Yonif 408/Sbh TK Wamitu terus menancapkan jejak positif. Kepercayaan masyarakat terbangun, dan kehadiran negara dirasakan nyata hingga ke titik terjauh di Bumi Papua Pegunungan, membawa secercah kelegaan dan harapan di hati setiap warga. (Wartamiliter)
