Gasing Satgas 408 Ciptakan Tawa Anak Papua di Andugume

    Gasing Satgas 408 Ciptakan Tawa Anak Papua di Andugume

    LANNY JAYA - Di tengah keheningan pegunungan Papua, Kampung Andugume di Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, mendadak ramai oleh gelak tawa. Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) TK Andugume tak hanya menjalankan tugas pengamanan, namun juga merajut kebersamaan melalui permainan tradisional gasing bersama anak-anak setempat, pada Selasa (3/2/2026).

    Aktivitas sederhana ini menjadi jembatan hati antara prajurit TNI dengan generasi muda Papua. Di halaman kampung yang berlatar belakang honai dan bentang alam memukau, para prajurit membaur tanpa sekat, mengajak anak-anak memutar gasing. Riuh rendah sorak sorai dan tepuk tangan membahana, mengiringi setiap putaran gasing yang dimainkan penuh semangat oleh tangan-tangan mungil anak Papua.

    Danpos Andugume Satgas Yonif 408/Sbh, Kapten Inf Nur Ikhsan, menekankan pentingnya momen kebersamaan ini dalam tugas pengabdiannya.

    “Anak-anak adalah tunas harapan Papua. Ketika mereka merasa aman, melihat senyum, dan mendengar tawa mereka bersama kami, di situlah esensi kehadiran TNI. Permainan gasing ini memang terkesan sederhana, namun ia menjadi sarana ampuh untuk merajut kedekatan dan menanamkan benih persaudaraan di hati mereka, ” ujar Kapten Nur Ikhsan.

    Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi pilar utama dalam setiap langkah pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Satgas Yonif 408/Sbh.

    “Kami bercita-cita agar anak-anak Andugume tumbuh dengan optimisme melimpah, bebas dari bayang-bayang ketakutan. Kami ingin mereka melihat sosok prajurit bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai teman dan bagian dari keluarga mereka, ” tambahnya, menyiratkan harapan besar bagi masa depan anak-anak Papua.

    Keceriaan itu terpancar jelas dari wajah polos anak-anak Kampung Andugume. Dengan antusiasme yang meluap, mereka berbagi kebahagiaan atas momen berharga ini.

    “Kami senang sekali Bapak Tentara mengajak kami bermain gasing. Kami bisa tertawa bersama dan tidak merasa takut. Kami senang Bapak Tentara ada di kampung kami, ” ungkap salah seorang anak dengan bangga sembari menggenggam erat gasing miliknya.

    Melalui sentuhan kemanusiaan ini, Satgas Yonif 408/Sbh menegaskan bahwa pengabdian tak melulu soal patroli dan penjagaan. Kehadiran TNI juga terwujud dalam perhatian tulus, waktu yang diberikan, dan ruang aman bagi anak-anak Papua untuk bertumbuh dalam suasana damai dan penuh harapan.

    (Wartamiliter.com)

    satgasyonif408 gasingpapua andugume lannyjaya tnidekatrakyat generasimasadepan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Sambangi Warga, Babinsa Ajak Masyarakat...

    Artikel Berikutnya

    Komsos Honai ke Honai: TNI Bangun Kepercayaan...

    Berita terkait