Keerom – Pelaksana Harian (Plh.) Danramil 1701-23/Skanto, Peltu Djulianto, bersama Babinsa Sertu Apriyanto menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 Masehi/103 Hijriah yang digelar di Sekretariat PCNU Kabupaten Keerom, Jalan Diponegoro, Kompleks Madrasah Diniyah Al Ittihad Arso XIV, Kampung Wulukubun, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan yang dikoordinir oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Keerom, Moh. Hafid, S.M., tersebut mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” dan dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta unsur Forkopimda.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Keerom Drs. H. Daud, M.Si., Wakil Ketua PWNU Provinsi Papua Kiai Haji Dr. Daryono, M.Si., Ketua PBNU Kabupaten Keerom Kiai Haji Zainal Afif, Wakapolres Keerom Kompol Agus Tianto, S.Sos., M.H., anggota DPRK Keerom Iwan Siswanto, M.H., anggota DPRD Kabupaten Keerom Teddy Suseno, M.H., serta Kepala Distrik Skanto Slamet Widodo.
Dalam laporan Ketua Panitia yang disampaikan Mahfudin, S.Pd., M.Pd., disampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Harlah NU ke-100 M/103 H dengan lancar dan penuh khidmat. Ia menegaskan bahwa peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperkokoh persatuan dalam keberagaman.
Peringatan Harlah NU di Kabupaten Keerom bertujuan memperkuat komitmen warga NU dalam berkhidmat kepada umat dan bangsa, meningkatkan kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan, serta memperteguh peran NU dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kepedulian sosial.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Keerom, Moh. Hafid, S.M., dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah dan pengurus NU di semua tingkatan untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Ia menekankan pentingnya meneladani perjuangan para ulama pendiri NU dengan menguatkan ukhuwah Islamiyah, menanamkan nilai keikhlasan, serta membangun kebersamaan demi kemajuan umat dan bangsa.
Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Provinsi Papua, Kiai Haji Dr. Daryono, M.Si., mengajak seluruh hadirin untuk saling mengayomi dan menebarkan rahmat bagi seluruh alam. Ia berharap Kabupaten Keerom ke depan semakin maju dan berkembang dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat.
Wakil Bupati Keerom, Drs. H. Daud, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada NU atas peran strategisnya dalam menjaga harmoni sosial dan persatuan bangsa. Ia juga mengajak seluruh warga NU untuk mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, mengingat Kabupaten Keerom saat ini tengah mengelola lahan pertanian seluas lebih dari 2.000 hektare. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Keerom tidak dapat hadir akibat agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.
Peringatan Harlah NU ke-100 M/103 H ini berlangsung khidmat dan sarat semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya sinergi NU bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga persatuan serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya di Kabupaten Keerom.
Plh. Danramil 1701-23/Skanto, Peltu Djulianto, menegaskan bahwa kehadiran TNI AD dalam peringatan Harlah Nahdlatul Ulama merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Nahdlatul Ulama memiliki peran besar dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, terutama dalam menjaga persatuan, meneguhkan moderasi beragama, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk NU, guna menciptakan situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif, ” ujar Peltu Djulianto.
Ia berharap momentum Harlah NU ke-100 Masehi/103 Hijriah ini semakin mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Kabupaten Keerom.
“Melalui kebersamaan dan persatuan, kita dapat mengawal Indonesia menuju peradaban yang lebih mulia, sebagaimana tema yang diusung dalam peringatan Harlah NU tahun ini, ” pungkasnya. (Redaksi Papua).

Jefri Jayapura