PUNCAK JAYA - Di tengah denyut kehidupan Kampung Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, sebuah momen kekeluargaan yang mendalam terjalin. Satgas Mobile Yonif 613/Raja Alam tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, namun merasuk ke dalam denyut nadi spiritual masyarakat melalui ibadah bersama yang berlangsung khidmat pada Selasa, (3/2/2026).
Sejak mentari pagi menyingsing, rumah ibadah di Kampung Kalome mulai dipadati warga dari berbagai lapisan. Kehadiran para prajurit TNI disambut dengan senyuman hangat, sebuah testament visual akan ikatan emosional yang telah terjalin erat. Momen ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan jembatan kokoh yang memperkuat iman dan menumbuhkan benih persaudaraan di jantung pedalaman Papua.
“Melalui ibadah bersama, kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan rohani masyarakat. Doa menjadi kekuatan bersama agar Kampung Kalome senantiasa aman, damai, dan diberkati, ” tegas Lettu Inf Hardi Julyansah, S.Tr.Han, Komandan Titik Kuat (Dan TK) Satgas Mobile Yonif 613/Raja Alam Kampung Kalome.
Gema syukur tak hanya datang dari prajurit. Seorang pendeta setempat turut menyampaikan rasa terima kasihnya yang tulus atas keterlibatan aktif para anggota TNI dalam kegiatan keagamaan ini.
“Kami sangat bersyukur atas kebersamaan ini. Kehadiran bapak-bapak TNI dalam ibadah menunjukkan kasih, kepedulian, dan persaudaraan yang tulus. Ini memberi rasa aman dan damai bagi masyarakat Kampung Kalome, ” tuturnya.
Dengan semangat yang sama, Satgas Mobile Yonif 613/Raja Alam bertekad untuk terus menabur benih kedamaian, mempererat tali persaudaraan, dan menjaga keharmonisan di wilayah Puncak Jaya.
