Marinir Borong Hasil Tani Papua, Gerakkan Ekonomi Lokal Paniai

    Marinir Borong Hasil Tani Papua, Gerakkan Ekonomi Lokal Paniai
    Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir menggenggam erat tangan para petani lokal, memborong hasil bumi mereka demi meningkatkan taraf hidup. Rabu (28/1/2026).

    PAINAI - Di tengah hamparan hijau Distrik Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Rabu (28/1/2026), sebuah pemandangan haru mewarnai interaksi antara prajurit TNI dan masyarakat. Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir tak hanya menjaga kedaulatan bangsa, namun juga menggenggam erat tangan para petani lokal, memborong hasil bumi mereka demi meningkatkan taraf hidup.

    Ini bukan sekadar pembelian biasa; ini adalah wujud nyata kepedulian Korps Marinir TNI AL dalam program pembinaan teritorial yang menyentuh langsung denyut nadi ekonomi pedalaman. Kangkung segar, bayam hijau, tomat ranum, dan cabai pedas, bersama hasil kebun lainnya, berpindah tangan dari petani ke prajurit dengan harga yang layak, menumbuhkan harapan di wajah-wajah yang telah berjuang keras di ladang.

    Langkah ini disambut hangat oleh warga, membuka jalur baru bagi pemasaran produk pertanian mereka yang seringkali terkendala akses. Lebih dari sekadar transaksi ekonomi, kegiatan ini menjelma menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif, mempererat jalinan persaudaraan antara abdi negara dan masyarakat yang mereka layani.

    “Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program serupa yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi rakyat, khususnya di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih dalam pengembangan ekonomi lokal, ” ujar Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla.

    Melalui pendekatan humanis yang berkelanjutan, Satgas Yonif 4 Marinir membuktikan bahwa kehadiran mereka bukan hanya untuk mengamankan perbatasan, tetapi juga untuk menjadi mitra sejati dalam membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat ikatan kemanunggalan yang tak terpisahkan dengan rakyat Papua. Setiap hasil tani yang dibeli adalah investasi bagi masa depan yang lebih cerah. (Wartamiliter)

    yonif4marinir marinirpeduli boronghasiltani papuatengah tnhadiruntukrakyat ekonomirakyat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Dandim Merauke Bersama Bupati Laksanakan...

    Artikel Berikutnya

    Marinir Borong Hasil Kebun, Dongkrak Ekonomi...

    Berita terkait