MAYBRAT - Kehadiran negara terasa di pelosok negeri, kali ini melalui tangan-tangan gagah prajurit Marinir yang tak kenal lelah menjaga kedaulatan bangsa sekaligus merajut tali kasih dengan masyarakat perbatasan. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, pada Sabtu (31/1/2026), membuktikan komitmennya dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga Kampung Sorry, Distrik Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.pe
Kegiatan bakti sosial ini bukan sekadar pembagian kebutuhan pangan, melainkan representasi nyata dari kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap kesejahteraan masyarakat di garis depan. Personel Satgas dengan sigap mendatangi setiap rumah warga, memastikan bantuan yang berisi kebutuhan pokok sehari-hari ini tersalurkan hingga ke tangan yang membutuhkan. Momen ini menjadi jembatan emosional, mempererat ikatan batin antara para prajurit penjaga perbatasan dengan penduduk lokal.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Moko, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan implementasi dari tugas teritorial yang diemban. Ia menegaskan pentingnya kehadiran Satgas yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pembagian sembako ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk selalu hadir, berbagi, dan membantu warga di wilayah perbatasan, ” ujar Letkol Marinir Aris Moko.
Sambutan hangat dan penuh syukur datang dari warga Kampung Sorry. Mereka mengungkapkan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian prajurit Marinir, yang tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga suntikan semangat moril yang berharga bagi kehidupan sehari-hari mereka.
Melalui inisiatif mulia ini, Satgas Yonif 10 Marinir/SBY meneguhkan perannya sebagai benteng pertahanan negara sekaligus mitra terpercaya masyarakat dalam membangun rasa aman, kebersamaan, dan mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Tanah Papua yang indah. (Wartamiliter)

Jefri Jayapura