PUNCAK - Kepedulian mendalam terhadap kesehatan masyarakat di garis depan perbatasan terus mengalir dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 732/Banau. Melalui Pos Wangbe, prajurit TNI dengan sigap menggelar 'Pastoor' atau pelayanan kesehatan gratis bagi penduduk Kampung Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, pada Sabtu (31/1/2026).
Tim medis Pos Wangbe, yang dipimpin langsung oleh personel kesehatan Satgas, memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran tekanan darah, perawatan luka ringan, penanganan keluhan penyakit kulit, serta mendistribusikan obat-obatan tanpa dipungut biaya. Seluruh proses pelayanan berlangsung tertib, cepat, dan penuh sentuhan kemanusiaan, disesuaikan dengan tantangan geografis wilayah yang memiliki keterbatasan akses fasilitas kesehatan.

Kapten Inf Gery, Danpos Wangbe Satgas Yonif 732/Banau, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari tugas kemanusiaan TNI di wilayah perbatasan.
“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Kesehatan warga adalah prioritas. Melalui kegiatan Pastoor ini, kami ingin membangun kepercayaan dan hubungan yang erat dengan masyarakat Kampung Wangbe, ” ujar Kapten Gery.
Antusiasme tinggi terpancar dari masyarakat Kampung Wangbe menyambut kehadiran pelayanan kesehatan ini. Bapak Minus, salah seorang warga, tak kuasa menahan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh prajurit TNI.
“Kami sangat bersyukur bapak-bapak tentara mau datang langsung memeriksa dan mengobati kami. Ini bukti mereka peduli dengan masyarakat di kampung. Tuhan memberkati bapak-bapak TNI, ” tuturnya penuh haru.
Melalui program Pastoor ini, Satgas Yonif 732/Banau kembali mengukuhkan komitmennya untuk senantiasa berada di tengah masyarakat perbatasan, memberikan dukungan kemanusiaan, serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat demi terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif. (Wartamiliter)

Updates.