INTAN JAYA - Senyum dan harapan terpancar di wajah warga Kampung Zanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, saat personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) menggelar program kesehatan 'Jaya Sakti Sehat'. Pada Minggu (18/1/2026), pos Zanepa menjadi pusat perhatian dengan kehadiran layanan medis gratis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedalaman.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata komitmen Satgas Yonif 113/JS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan memadai. Tim medis dari Pos Zanepa sigap menyediakan tenaga profesional dan perlengkapan medis untuk pemeriksaan serta pengobatan dasar, menunjukkan dedikasi tanpa batas.
Komandan Pos Zanepa, Kapten Inf Sugeng Jamianto, mengungkapkan bahwa semangat pengabdian menjadi pendorong utama di balik setiap langkah mereka. Ia menekankan pentingnya kehadiran Satgas yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

"Semangat kami untuk membantu masyarakat pedalaman tidak pernah berhenti. Kami ingin kehadiran Satgas di Kampung Zanepa benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam menjaga kesehatan warga, " kata Kapten Sugeng, Minggu (18/1/2026).
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan jembatan krusial untuk membangun rasa percaya dan kedekatan yang kuat antara personel TNI dan warga setempat.
Antusiasme warga Kampung Zanepa begitu terasa. Topius Wandagau (63), salah seorang warga yang menerima manfaat langsung dari layanan ini, tak kuasa menahan rasa syukurnya.
"Kami sangat berterima kasih atas layanan kesehatan ini. Bapak-bapak TNI melayani kami dengan ramah dan penuh perhatian. Kehadiran mereka sangat membantu masyarakat di kampung ini, " tuturnya penuh haru.
Melalui program 'Jaya Sakti Sehat', Satgas Yonif 113/Jaya Sakti kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan penjaga wilayah perbatasan sekaligus mitra masyarakat dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik dan kesehatan yang terjaga bagi warga di jantung Papua Tengah. (Wartamiliter)
