LANNY JAYA - Sebuah sentuhan kemanusiaan dan ekonomi menyapa Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Selasa (3/2/2026). Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) TK Wamitu tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat pedalaman. Mereka turun langsung ke kebun warga, memborong hasil pertanian yang telah diusahakan dengan penuh keringat.
Program Komunikasi Sosial (Komsos) yang digagas oleh Satgas ini menyasar langsung denyut nadi perekonomian warga. Para prajurit dengan sigap tidak hanya menjadi pembeli, tetapi juga turut merasakan langsung perjuangan para petani dengan membantu proses panen. Momen kebersamaan ini menciptakan atmosfer hangat dan humanis, mempererat tali persaudaraan antara TNI dan masyarakat setempat.
Danpos Wamitu Satgas Yonif 408/Sbh, Kapten Inf Indra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen TNI untuk hadir dan memberikan manfaat nyata. Ia berharap, dengan membeli langsung hasil kebun, pendapatan warga dapat meningkat sekaligus memperkokoh ikatan emosional di wilayah penugasan.
“Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan membeli langsung hasil kebun warga, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan mereka sekaligus mempererat ikatan persaudaraan di wilayah penugasan, ” ujar Kapten Indra.
Antusiasme warga menyambut positif langkah proaktif ini. Mama Reo, salah satu petani yang kebunnya dikunjungi, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan.
“Kami senang sekali bapak-bapak TNI datang dan membeli hasil kebun kami. Ini sangat membantu kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak ditinggalkan, ” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Lebih dari sekadar transaksi jual beli, kegiatan ini menegaskan kembali peran TNI sebagai mitra strategis masyarakat dalam upaya mendorong kesejahteraan dan menjaga stabilitas sosial di wilayah pedalaman Papua. Kehadiran mereka di Tanah Papua tak hanya tentang menjaga kedaulatan, tetapi juga menanamkan benih kepedulian, harapan, dan keberlanjutan ekonomi bagi masyarakat yang mendiami bumi Cenderawasih.

Updates.