PUNCAK - Di tengah lanskap perbatasan Marilaukin, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebuah inisiatif sederhana namun berdampak besar tengah bergulir. Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau, melalui Pos Marilaukin, tidak hanya menjaga kedaulatan negeri, tetapi juga merajut tali kasih dengan masyarakat melalui program "Rosita" atau Borong Hasil Tani. Aksi nyata ini dilancarkan pada Selasa, (3/2/2026), membawa angin segar bagi para petani lokal.
Dipimpin langsung oleh Letda Inf Alvaro, program ini lebih dari sekadar pembelian komoditas pertanian. Ini adalah upaya tulus untuk menopang ketahanan pangan sekaligus merangsang denyut perekonomian warga yang selama ini bergulat dengan keterbatasan akses pasar. Bayangkan betapa beratnya perjuangan mereka untuk menjual hasil kebun yang telah dirawat penuh kasih.

Personel Pos Marilaukin tak segan turun langsung ke kebun dan rumah-rumah warga. Aneka sayuran segar, buah-buahan ranum, dan umbi-umbian yang menjadi sumber kehidupan, dibeli dengan harga yang pantas. Pendekatan ini dinilai sangat efektif, memangkas birokrasi dan mata rantai distribusi yang seringkali membuat petani merugi.
"Program Rosita ini bukan yang pertama kami laksanakan. Ini adalah wujud komitmen kami untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan logistik pos, yang paling penting adalah membantu warga agar hasil tani mereka terserap dan bernilai ekonomi, " tegas Kapten Inf Sinaga, Danpos Marilaukin Satgas Yonif 732/Banau.
Respon masyarakat pun tak kalah mengharukan. Mama Kuen, seorang tokoh perempuan di Kampung Marilaukin, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
"Selama ini kami kesulitan menjual hasil kebun karena harus berjalan jauh. Sekarang bapak-bapak TNI datang langsung membeli. Hasil kebun kami laku, uangnya bisa untuk kebutuhan keluarga. Kami merasa diperhatikan dan sangat berterima kasih, " ujarnya, matanya berkaca-kaca haru.
Melalui "Rosita", Satgas Pamtas Yonif 732/Banau mengukuhkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Lebih dari sekadar program, ini adalah jembatan yang menghubungkan harapan dengan realitas, memastikan roda perekonomian masyarakat perbatasan terus berputar dan kesejahteraan mereka terjaga.

Updates.