PUNCAK JAYA - Di tengah hamparan alam pedalaman Papua yang memukau namun menantang, kehadiran Satgas Yonif 613/Raja Alam lebih dari sekadar penjaga keamanan. Senin (26/1/2026), personel TNI ini membawa secercah harapan dan kehangatan spiritual ke Kampung Yamo, Distrik Kurulu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Momen itu terukir ketika mereka secara langsung membagikan Alkitab kepada warga, sebuah gestur yang mendalam menyentuh hati dan memperkuat ikatan persaudaraan.
Kegiatan yang dilandasi semangat pembinaan teritorial ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh masyarakat Yamo. Mereka melihat kehadiran Satgas bukan hanya sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai saudara yang peduli pada kebutuhan paling fundamental, termasuk kebutuhan jiwa dan raga.
“Kehadiran kami di daerah penugasan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk hadir membantu dan mendukung masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kebutuhan rohani, ” ujar Letda Inf Herwin, Danpos TK Yamo Satgas Yonif 613/Raja Alam. Baginya, setiap Alkitab yang dibagikan adalah benih harapan yang ditanamkan untuk tumbuh subur.
“Kami berharap Alkitab ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kasih, mempererat persaudaraan, serta menjadi sumber kekuatan iman bagi masyarakat Kampung Yamo, ” tambahnya, penuh optimisme.
Yonas Wenda, seorang tokoh masyarakat Kampung Yamo, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh prajurit TNI.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian bapak-bapak TNI. Selama ini kehadiran Satgas sangat membantu masyarakat, baik melalui kegiatan sosial, kesehatan, maupun pembinaan rohani. Pembagian Alkitab ini sangat berarti bagi kami, ” ungkapnya, matanya berkaca-kaca penuh haru.
Lebih dari sekadar pembagian kitab suci, kegiatan ini adalah manifestasi nyata dari komitmen Satgas Yonif 613/Raja Alam untuk terus merajut keharmonisan dengan masyarakat Papua. Ini adalah upaya membangun jembatan hati, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif di bumi Cenderawasih, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh. (Wartamiliter)

Jefri Jayapura