LANNY JAYA - Kehadiran prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kampung Luarem, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, telah menghadirkan gelombang positif yang meresap dalam kehidupan sehari-hari warga. Lebih dari sekadar penjaga keamanan, keberadaan mereka kini menjadi simbol kedekatan dan kehangatan yang mengubah lanskap sosial di wilayah pedalaman ini. Sejak Rabu (21/1/2026), warga Luarem tak sungkan menyampaikan bahwa rasa aman yang mereka rasakan kini berpadu dengan keharmonisan sosial yang dulu mungkin sulit terbayangkan.
Dalam rutinitas harian, para personel TNI tidak lagi terlihat sebagai entitas terpisah. Mereka membaur dalam berbagai kegiatan kampung, duduk bersama warga, mendengarkan cerita, dan membuka jalur komunikasi yang tulus. Pendekatan ini, yang menempatkan warga sebagai subjek yang dihargai dan didengarkan, secara efektif melahirkan rasa kepemilikan bersama dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Ini adalah bukti nyata bahwa kehadiran TNI bukan hanya tentang menjaga garis batas, tetapi juga merajut benang-benang persaudaraan.
Kepedulian TNI meluas lebih jauh dari sekadar kehadiran fisik. Berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat telah digagas. Mulai dari pendampingan untuk layanan kesehatan yang seringkali sulit dijangkau di daerah terpencil, berbagi pengetahuan melalui edukasi yang relevan, hingga memberikan dukungan nyata bagi geliat perekonomian warga. Bagi masyarakat di pedalaman Lanny Jaya yang kerap dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, uluran tangan prajurit TNI ini sungguh berarti, meringankan beban hidup yang tak ringan.
Menanggapi dampak positif ini, Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., menegaskan komitmen TNI. Ia memandang kebersamaan antara TNI dan masyarakat sebagai pilar utama dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan merawat kedamaian di tanah Papua Pegunungan.
“Kami hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat. Prajurit TNI tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga berupaya membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui pendekatan humanis, dialogis, dan penuh kebersamaan, ” kata Mayjen TNI Lucky Avianto.
Lebih lanjut, Mayjen TNI Lucky Avianto menekankan bahwa kepercayaan yang terbangun antara aparat dan warga adalah kunci esensial dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
“Ketika TNI dan rakyat saling percaya serta saling mendukung, maka stabilitas dan kedamaian akan terjaga dengan baik, ” imbuhnya.
Harapan besar kini menggantung di hati masyarakat Kampung Luarem. Mereka berdoa agar jalinan kebersamaan yang telah terbukti membawa banyak kebaikan ini dapat terus lestari. Dengan pondasi pendekatan yang humanis dan komunikasi yang selalu terbuka, warga Luarem optimis bahwa kehadiran TNI akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, merawat harmoni sosial, serta secara berkelanjutan meningkatkan kesejahteraan di seluruh penjuru Distrik Kuyawage. (Wartamiliter)

Updates.