Pos Marinir Agandugume: Pelita Kesehatan di Pedalaman Papua

    Pos Marinir Agandugume: Pelita Kesehatan di Pedalaman Papua
    Prajurit TNI dari Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya di Pos Agandugume memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak. Pada Senin, (26/1/2026).

    PUNCAK - Di tengah bentangan alam Papua yang memukau namun penuh tantangan, kehadiran prajurit TNI dari Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya di Pos Agandugume telah menjelma menjadi mercusuar harapan bagi masyarakat Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak. Pada Senin, (26/1/2026), pos ini kembali membuka pintunya, bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi untuk menyentuh hati warga melalui pelukan hangat pelayanan kesehatan.

    Setiap keluhan medis yang dibawa warga disambut dengan senyum dan perhatian. Mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian obat yang tepat sasaran, hingga perawatan sederhana untuk penanganan awal, semua dilakukan dengan sentuhan humanis yang mendalam. Para prajurit TNI ini memahami betul bahwa di balik setiap pasien, ada cerita, ada perjuangan, dan ada kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi.

    Komandan Pos (Danpos) Agandugume, Kapten Inf Muh Zandra, menegaskan komitmen mulia di balik aksi ini. Ia percaya bahwa keterbatasan geografis dan fasilitas tidak seharusnya memadamkan hak warga untuk hidup sehat.

    “Keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis. Kami berupaya hadir dan memberikan pelayanan kesehatan semaksimal mungkin bagi warga Distrik Agandugume, ” ujarnya dengan nada tulus.

    Lebih dari sekadar menjaga perbatasan, kehadiran Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya di Agandugume adalah bukti nyata bahwa negara peduli dan hadir untuk memenuhi kebutuhan paling fundamental warganya.

    Seorang warga, Yonas Waker (43), tak kuasa menahan rasa syukurnya. Baginya, Pos TNI ini adalah anugerah yang menjawab kerinduan akan akses kesehatan yang selama ini terhambat oleh jarak dan medan yang sulit.

    “Kami sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan di Pos TNI. Selama ini kami sulit mendapatkan obat dan pemeriksaan kesehatan karena jarak dan kondisi wilayah, ” tuturnya, matanya berkaca-kaca menahan haru.

    Antusiasme warga menjadi saksi bisu betapa Pos Agandugume Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya telah menjadi solusi konkret di tengah minimnya sarana kesehatan. Kehadiran mereka tidak hanya mengobati luka fisik, tetapi juga menumbuhkan kembali kepercayaan dan rasa memiliki terhadap negara di hati masyarakat pedalaman Papua. (Wartamiliter)

    satgasyonif142 ksatriajaya posagandugume pelayanankesehatan papua kabupatenpuncak
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Senyum Ceria Anak Pedalaman Papua Berkat...

    Artikel Berikutnya

    Senyum Ceria Anak Papua: TNI Bagikan Baju...

    Berita terkait