Rosita Marinir: Jembatan Ekonomi Petani Papua Tengah

    Rosita Marinir: Jembatan Ekonomi Petani Papua Tengah
    Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir Candraca TNI AL, telah menjelma menjadi denyut nadi ekonomi kerakyatan dengan memborong hasil tani mama di Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai. Sejak Senin (2/2/2026).

    PAINAI - Di tengah hamparan hijau Papua Tengah, sebuah inisiatif menyentuh hati dan perut masyarakat petani mulai bersemi. Program Borong Hasil Tani (Rosita), yang digagas oleh Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir Candraca TNI AL, telah menjelma menjadi denyut nadi ekonomi kerakyatan di Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai. Sejak Senin (2/2/2026), prajurit Marinir tak hanya hadir menjaga garis batas negara, namun juga menjadi garda terdepan dalam menyerap langsung hasil bumi para petani.

    Program Rosita bukan sekadar transaksi jual beli biasa. Ini adalah langkah strategis yang dirancang untuk memangkas kerumitan rantai distribusi yang kerap membuat petani merugi. Dengan membeli langsung umbi-umbian, sayuran, dan komoditas lokal lainnya dengan harga yang pantas, Satgas Yonif 4 Marinir membuka harapan baru bagi para petani.

    Antusiasme warga tak terbendung. Bagi mereka, program ini adalah angin segar yang memecah kebuntuan akses pasar di pedalaman Papua Tengah. Kepastian pendapatan kini menjadi pelipur lara di tengah keterbatasan yang ada.

    Komandan Satgas Yonif 4 Marinir Candraca, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan tujuan mulia di balik program ini.

    “Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program Rosita ini kami jalankan agar hasil pertanian warga terserap dengan baik, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan di Papua Tengah, ” ujar Letkol Marinir Surya, Senin (2/2/2026).

    Beliau menambahkan, fondasi stabilitas wilayah yang berkelanjutan terletak pada sinergi erat antara TNI dan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang digalakkan melalui program seperti Rosita diharapkan memantik produktivitas dan rasa aman bagi seluruh warga.

    Melalui Program Rosita, Satgas Yonif 4 Marinir Candraca telah membuktikan bahwa kehadiran TNI AL di wilayah penugasan melampaui sekadar aspek keamanan. Kontribusi nyata dalam membangun ekonomi kerakyatan dan mengangkat kualitas hidup masyarakat Papua Tengah menjadi bukti nyata pengabdian. (Wartamiliter.com)

    programrosita yonif4marinir satgasripng tnial ekonomikerakyatan petanipapua programrosita yonif4marinir satgasripng tnial ekonomikerakyatan petanipapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Pos TNI Satgas Yonif 408/Sbh Jadi Pelipur...

    Artikel Berikutnya

    TNI Hadir di Pedalaman Papua: Senyum Sehat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    TNI Hadir untuk Semua, Babinsa Skanto Bersama Jemaat Gotong Royong Bangun Gereja GKI Solagratia
    Prajurit Yonif 408/Sbh Andugume: Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Perbaikan Kandang
    Voli Persaudaraan: TNI dan Warga Tumbupur Jalin Kebersamaan di Lanny Jaya
    Sentuhan Hangat TNI di Pedalaman Papua: Baju Layak Pakai untuk Wunabunggu
    Pos Ksatria Jaya Bawa Harapan Sehat ke Pedalaman Papua

    Ikuti Kami