LANNY JAYA - Di tengah terjalnya medan lereng Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, kepedulian tulus terpancar dari prajurit TNI. Pada Jumat (23/1/2026), Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) Titik Kuat (TK) Wamitu tak hanya menyapa, namun turut merasakan langsung peluh para mama Papua dalam aktivitas berkebun mereka.
Dalam program bertajuk “Sapa Mama Papua”, para anggota Satgas secara sukarela membantu mengangkut hasil panen berupa umbi-umbian dan sayuran. Jalan setapak yang licin dan menanjak tak menyurutkan semangat mereka memanggul barang-barang tersebut hingga sampai ke rumah para mama Papua, yang mayoritas telah memasuki usia senja.
Kehadiran prajurit berseragam loreng ini disambut dengan senyum lebar dan kehangatan. Bantuan yang diberikan, meski terkesan sederhana, memiliki makna mendalam. Lebih dari sekadar meringankan beban fisik, sentuhan kemanusiaan ini memberikan dukungan moral dan pengakuan atas kerja keras para mama yang selama ini mengandalkan kekuatan sendiri.
“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Mama-mama Papua adalah ibu kita semua. Membantu mereka membawa hasil kebun merupakan bentuk kepedulian dan rasa hormat kami, ” ujar Danpos Wamitu, Kapten Inf Indra, pada Jumat (23/1/2026).
Kapten Indra menambahkan, kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan dan kedamaian. “Dengan hubungan yang baik dan saling percaya, stabilitas keamanan akan terjaga secara alami karena masyarakat dan TNI berjalan bersama, ” imbuhnya.
Seorang mama Papua yang menerima bantuan tak kuasa menahan haru. Raut wajahnya yang lelah seketika berganti kebahagiaan. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para prajurit.
“Anak-anak TNI ini baik sekali. Kami sudah tua, jalan jauh dan berat. Mereka datang bantu angkat hasil kebun sampai rumah. Tuhan yang balas kebaikan kalian, ” tuturnya, matanya berkaca-kaca.
Melalui aksi nyata ini, Satgas Yonif 408/Sbh TK Wamitu menegaskan kembali perannya sebagai penjaga kedaulatan sekaligus saudara yang hadir untuk masyarakat, memberikan perhatian dan siap membantu dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari di tanah Papua. (Wartamiliter)
