LANNY JAYA - Di tengah bentangan alam pedalaman Lanny Jaya, Papua Pegunungan, sebuah aksi sederhana namun penuh makna terjadi di Pos Andugume, Distrik Wano Barat. Prajurit TNI dari Satgas Yonif 408/Sbh tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merajut kebersamaan dengan membeli hasil kebun para Mama Papua. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (26/1/2026) ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menopang ekonomi kerakyatan, memperkuat jalinan kemanunggalan dengan masyarakat.
Setiap sayuran yang dibawa oleh Mama Papua ke pos menjadi cerita tersendiri, sebuah harapan yang tumbuh dari tanah yang mereka kelola. Bagi keluarga Mama Papua di Kampung Andugume, kebun bukan sekadar lahan, melainkan denyut nadi kehidupan, sumber penghidupan yang mereka pertaruhkan setiap hari di tengah keterbatasan alam.
Suasana hangat merajai Pos Andugume saat para Mama Papua disambut dengan senyum tulus oleh para prajurit. Interaksi mengalir tanpa sekat, bagai keluarga yang saling menyapa. Kehadiran TNI di sini bukan hanya sebagai penjaga, namun lebih sebagai saudara, mitra yang turut merasakan denyut kehidupan masyarakat.
Danpos Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian tak terpisahkan dari pendekatan humanis yang diusung Satgas Yonif 408/Sbh. Ia percaya, kehadiran TNI harus memberikan manfaat nyata.
“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan membeli hasil kebun Mama Papua, kami berharap bisa membantu meningkatkan pendapatan mereka sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga, ” kata Kapten Inf Nur Ikhsan.
Bagi Mama Papua, uluran tangan ini lebih dari sekadar nilai ekonomi. Ada keharuan yang mendalam saat jerih payah mereka di kebun, di tengah tantangan alam, kini mendapatkan pengakuan dan penghargaan.
“Terima kasih bapak tentara sudah mau beli sayur kami. Kami senang dan merasa diperhatikan, ” ungkap salah seorang Mama Papua dengan mata berkaca-kaca.
Bagi para prajurit Satgas, momen seperti ini menjadi pengingat suci akan hakikat pengabdian yang sesungguhnya: hadir di tengah kesulitan rakyat, menawarkan solusi, dan berbagi harapan. Melalui langkah-langkah kecil yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, Satgas Yonif 408/Sbh terus membangun jembatan kepercayaan, merajut tali persaudaraan yang tak terputus, demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera. (Wartamiliter)

Updates.