INTAN JAYA - Di tengah hamparan pegunungan Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah momen hangat tercipta di Kampung Bilai. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) pada Senin (2/2/2026) tak hanya menjalankan tugas pengamanan, namun juga merajut kebersamaan melalui kegiatan sosial yang menyentuh hati.
Melalui Pos Bilai, para prajurit dengan sigap membagikan senyuman dan keceriaan kepada anak-anak kampung. Sepaket kecil roti dan permen menjadi pembuka hari yang manis, disusul dengan ajakan bermain takraw yang membangkitkan semangat. Tawa riang dan sorak antusiasme anak-anak mewarnai setiap gerakan, sebuah bukti nyata betapa sederhana kebahagiaan dapat dirajut.

Osep Kobogau, seorang pemuda Kampung Bilai yang berusia 27 tahun, tak kuasa menahan rasa syukur. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 113/JS kepada generasi muda di tanah kelahirannya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Pos Bilai atas kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak kami. Kegiatan seperti ini sangat berarti dan membuat anak-anak merasa diperhatikan. Kami berharap kebersamaan ini terus berlanjut. Tuhan Yesus memberkati, ” ujar Osep.
Kapten Inf Rustamiadi, Komandan TK atau Danpos Bilai, menegaskan bahwa aksi sederhana ini merupakan wujud nyata dari pendekatan humanis yang diusung Satgas. Tujuannya jelas: membangun jembatan harmonis antara TNI dan masyarakat.
“Tujuan kami adalah mempererat hubungan baik antara TNI dan masyarakat, sekaligus memberikan ruang keceriaan bagi anak-anak. Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan membawa dampak positif dan kebahagiaan bagi warga, ” kata Kapten Rustamiadi.
Lebih dari sekadar pembagian makanan ringan dan permainan, kegiatan ini adalah investasi pada rasa aman, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan membangun kepercayaan masyarakat. Ini adalah potret kecil dari kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah pedalaman Papua Tengah, sebuah kisah yang menghangatkan di tengah dinginnya udara pegunungan.
