INTAN JAYA - Di tengah hamparan pegunungan Intan Jaya, Papua Tengah, kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) melalui Pos Zanepa membawa kelegaan bagi warga Kampung Zanepa. Sejak Senin (2/2/2026), mereka tak hanya menetap, tetapi aktif menjangkau langsung ke rumah-rumah warga, menawarkan layanan kesehatan gratis yang sangat dibutuhkan.
Pendekatan 'door to door' ini bukan sekadar program, melainkan wujud nyata kepedulian yang menyentuh hati. Para prajurit tidak hanya berhenti di depan pintu, namun masuk ke dalam kehidupan masyarakat, memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, menangani keluhan ringan, serta memantau kesehatan anak-anak dan para lansia. Suasana hangat dan penuh empati tercipta, menghilangkan rasa canggung dan ragu di antara warga yang kerap menghadapi keterbatasan akses ke fasilitas medis.

Moses Wandagau (50), seorang tokoh gereja Kampung Zanepa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan betapa berharganya perhatian dan konsistensi Satgas Yonif 113/JS.
"Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Pos Zanepa. Layanan kesehatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya di kampung kami yang jauh dari fasilitas medis. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan demi kesehatan dan kesejahteraan warga Zanepa, " ujarnya dengan tulus.
Kapten Inf Sugeng Jamianto, Komandan Pos Zanepa, menegaskan bahwa inisiatif ini berakar dari komitmen kuat Satgas untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun kedekatan dan kepercayaan antara TNI dan rakyat.
|
Baca juga:
Satgas Masariku Tebar Gizi Sehat di Asmat
|
"Tujuan kami adalah membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Zanepa dan membangun kedekatan dengan warga. Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar memberi manfaat, terutama bagi masyarakat di daerah pedalaman yang membutuhkan perhatian lebih, " jelas Kapten Sugeng.
Melalui program layanan kesehatan gratis yang berjalan secara rutin dan berkelanjutan ini, Satgas Yonif 113/JS berupaya keras mewujudkan peningkatan kualitas hidup bagi seluruh penduduk Kampung Zanepa. Lebih dari sekadar pengobatan, kegiatan ini adalah jembatan untuk memperkuat ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat di tanah Papua Tengah. (Wartamiliter.com)
