LANNY JAYA - Di tengah keheningan pegunungan Papua, sebuah inisiatif sederhana namun sarat makna mulai bergulir di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya. Senyum merekah di wajah para petani lokal, seiring hadirnya Program Rosita (Borong Hasil Tani) yang digagas oleh Satgas Yonif 408/Sbh TK Nenggeagin. Inisiatif ini bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan wujud nyata kepedulian mendalam terhadap denyut nadi ekonomi masyarakat pedalaman, Sabtu (24/1/2026).
Di sebuah lapak yang tak megah namun penuh kehangatan, aneka sayuran segar khas dataran tinggi Papua—kol yang renyah, sawi yang menghijau, dan berbagai jenis sayuran daun lainnya—tersusun rapi. Para prajurit Satgas tak segan berbaur, bahu-membahu membantu warga memilah, menimbang, hingga membeli langsung hasil panen mereka. Suasana yang tercipta bukan hanya transaksi, melainkan jalinan keakraban yang menghangatkan hati, mencerminkan kedekatan tak terpisahkan antara Tentara Nasional Indonesia dan masyarakat.
Bagi penduduk Kampung Nenggeagin, kehadiran Satgas Yonif 408 lebih dari sekadar penjaga keamanan. Mereka adalah sahabat sejati yang hadir membawa solusi nyata bagi kehidupan sehari-hari dan keberlanjutan ekonomi keluarga. Program Rosita ini tak hanya membuka akses pasar yang pasti bagi para petani, tetapi juga menyalakan kembali semangat mereka untuk terus mengolah tanah dan berkarya.
“Melalui Program Rosita ini, kami ingin meringankan beban ekonomi warga sekaligus memberikan semangat kepada para petani agar terus produktif. Harapan kami, kehadiran Satgas benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” ujar Komandan Pos TK Nenggeagin, Kapten Inf Subur.
Ungkapan hati para petani pun mengalir tulus. Salah seorang dari mereka berbagi rasa haru yang mendalam.
“Kami sangat senang. Hasil kebun kami diborong, kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli kepada kami, ” ucapnya penuh syukur dengan mata yang berbinar.
Melalui Program Rosita, Satgas Yonif 408/Sbh TK Nenggeagin menegaskan kembali peran vitalnya, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, namun juga dalam menyemai harapan, mempererat tali persaudaraan, serta memberikan kontribusi yang tak ternilai bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat di jantung Papua Pegunungan. (Wartamiliter)
