INTAN JAYA - Di tengah keindahan alam Pegunungan Tengah Papua, sebuah inisiatif menyentuh hati kian bergulir. Prajurit TNI dari Satgas Yonif 712/Wiratama tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, namun juga sebagai pilar harapan bagi masyarakat Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya. Melalui program bertajuk Borong Hasil Tani (ROSITA), mereka secara langsung memborong hasil kebun warga, memberikan denyut ekonomi baru pada Jumat, (16/1/2026).
Pagi itu, suasana Kampung Hitadipa semarak oleh kedatangan para mama Papua. Noken-noken berisi ubi jalar, sayuran segar, dan aneka buah-buahan yang mereka bawa bukan sekadar komoditas, melainkan hasil jerih payah yang kini menemukan pembeli tanpa perlu menempuh perjalanan melelahkan ke pasar. Personel Satgas Yonif 712/WT dengan sigap mendatangi kampung dan membeli seluruh hasil tani tersebut secara tunai.
Program ROSITA bukan sekadar transaksi jual beli biasa. Ini adalah wujud nyata dari pembinaan teritorial yang digagas Satgas Yonif 712/Wiratama, bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal sekaligus merajut benang kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran TNI bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara yang peduli terhadap kesejahteraan dan kehidupan ekonomi mereka, ” ujar Kapten Inf Willy Limpong, Perwira Seksi Teritorial (Pa Siter) Satgas Yonif 712/WT, seraya tersenyum hangat di Kampung Hitadipa.
Proses pembelian berlangsung penuh transparansi dan kesederhanaan. Setiap hasil tani diperiksa dengan teliti, kemudian dibayar langsung tanpa tawar-menawar yang memberatkan petani. Langkah ini disambut dengan sukacita luar biasa oleh seluruh warga, tak terkecuali para mama Papua.
Mama Maria, salah seorang warga Kampung Hitadipa, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. “Terima kasih banyak bapak-bapak TNI. Hari ini kami tidak perlu jalan jauh ke pasar. Sayur dan ubi semua habis diborong, kami bisa pulang bawa uang untuk anak-anak di rumah, ” ungkapnya dengan wajah sumringah, matanya berbinar penuh rasa syukur.
Kepala Kampung Hitadipa, Melianus Wandagau, turut menyampaikan apresiasinya yang mendalam. Ia menilai kehadiran Satgas Yonif 712/WT membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakatnya. “Terima kasih bapak-bapak TNI. Masyarakat kami sangat senang karena hasil kebun mama-mama dibeli. Kami selalu berdoa supaya kampung ini bisa maju dengan pendampingan dari bapak-bapak TNI, ” tuturnya penuh harap.
Di wilayah seperti Intan Jaya, keterbatasan akses pasar memang menjadi tantangan klasik bagi para petani lokal. Program ROSITA hadir sebagai solusi konkret yang tidak hanya menggerakkan roda ekonomi mikro di tingkat kampung, tetapi juga menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan yang kian kokoh di hati masyarakat.
Hari itu, Kampung Hitadipa tidak hanya merayakan stabilitas keamanan, tetapi juga merangkai kisah tentang persaudaraan dan harapan. Dari balik noken yang berisi hasil bumi dan seragam loreng yang gagah, terjalin sebuah narasi tentang kesejahteraan yang dibangun melalui langkah-langkah sederhana, namun sarat makna bagi kehidupan masyarakat Papua.

Updates.